berita / Berita / Mengenal Kota Bandung Lewat Fituno 10K Challenge? (Part 2)
10 March 2018, 02:36:34 PM

Mengenal Kota Bandung Lewat Fituno 10K Challenge? (Part 2)

Mengenal Kota Bandung Lewat Fituno 10K Challenge? (Part 2)

Fituno 10K Challenge tak hanya melewati Taman Balai Kota, Museum Bank Indonesia Jawa Barat, dan Museum Mandala Wangsit Siliwangi saja, namun juga akan melintasi Monumen Pahlawan Pejuang Kemerdekaan, The Centre of Bandung 0Km Monument, Museum Asia Afrika, Bandung Planning Gallery, Museum Kota Bandung, Taman Sejarah Bandung.

Monumen Pahlawan Pejuang Kemerdekaan

Monumen ini dibangun untuk mengingat jasa pahlawan yang telah memberikan pengorbanan dalam mempertahankan tanah air.  Monumen yang kerap disebut Monju ini terletak di Jalan Dipati Ukur No. 48 dan dibangun di atas lahan seluas 72.040 meter persegi dengan luas bangunan 2.143 meter persegi.

Model bangunan Monumen Pahlawan Pejuang Kemerdekaan berbentuk bamboo runcing yang dipadukan dengan gaya arsitektur modern. Di dinding sisi monument terdapat relief yang menceritakan sejarah perjuangan rakyat Jawa Barat. Perjuangan rakya Jawa Barat digambarkan mulai dari masa kerajaan, masa pergerakan hingga masa kemerdekaan. Tak lupa juga saat bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda, Inggris, dan Jepang.

Di bagian dinding lainnya terdapat prasasti yang bertuliskan naskah Bahasa Sunda, yang ditulis Saini KM. Saini KM adalah seniman asli Jawa Barat yang lahir di Sumedang. Monumen yang dirancang arsitek Bandung Slamet Wirasonjaya ini melambangkan orang Jawa Barat yang luwes, ramah tamah, dan terbuka.

The Centre of Bandung 0Km Monument

Setiap kota pasti memiliki titik nol. Tak terkecuali di Bandung. Titik 0 kilometer Bandung berada di pusat kota, tepatnya di Jalan Asia Afrika atau di depan Kantor Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Di lokasi ini pun dibangun monumen 0 Km dan diresmikan pada 2004 oleh Gubernur Jawa Barat pada saat itu. Di lokasi tersebut juga terdapat monument mesin penggilingan (stoomwals) kuno yang disertai sebuah batu prasasti bersejarah. Tugu dan monumen stoomwals tersebut didedikasikan untuk rakyat Priangan yang menjadi korban kerja paksa pada saat membangun Jalan Raya Pos. 

Herman Williem Daendels, Gubernur Jenderal Hinda Belanda ke-36 adalah tokoh yang melatarbelakangi penempatan titik 0 kilometer tersebut. Pada 1810, Daendels bersama Bupati Wiranatakusumah II mendatangi hutan yang akan dilewati jalun pembangunan Grote Postweg. Pada saat itu, Daendles menancapkan tongkatnya sambil berkata ‘Zorg, dat als ik terug kom hier een staad is gebouwd’, yang berarti ‘Usahakan, jika aku kembali ke sini, di daerah ini telah dibangun sebuah kota.’

Pada 25 September 1810, Bupati Wiranatakusumah II mendapatkan surat keputusan untuk memindahkan kota/kabupaten ke wilayah dimana Daendles menancapkan tongkatnya. Tanggal tersebut sekaligus menjadikan momentum lahirnya Kota Bandung. Sementara titik tempat tongkat Daendels ditancapkan dijadikan sebagai titik Nol Kilometer Kota Bandung.

Museum Asia Afrika

Museum Konferensi Asia Afrika merupakan memorabilia Konferensi Asia Afrika. Museum ini memiliki hubungan erat dengan Gedung Merdeka. Secara keseluruhan Gedung Merdeka memiliki dua bangunan utama, yang pertama disebut Gedung Merdeka sebagai tempat siding utama, sedangkan yang berada di samping Gedung merdeka adalah Museum Konferensi Asia Afrika sebagai tempat memorabilia Konferensi Asia Afrika.

Bandung Planning Gallery

Di Bandung Planning Gallery (BPG), pengunjung dapat mengetahui identitas Bandung masa lalu, masa kini, dan masa depan dalam media interaktif anjungan perencanaan kota. BPG dibangun dari permasalahan terkait pembangunan dari kebijakan masa lalu. Galeri ini terinspirasi untuk menjadi ruang transparansi kebijakan publik.

BPG memberikan gambaran mengenai pembangunan Kota Bandung dalam 30 tahun ke depan, termasuk rancangan Bandung Teknopolis. Selain memuat proyeksi lengkap mengenai pembangunan Kota Bandung, di sini pun dirancang satu ruangan khusus dalam galeri untuk menunjukkan rencana pembangunan yang tengah diproses perizinannya.

Taman Sejarah Bandung

Taman Sejarah Bandung terletak di Jalan Aceh, bertempat di belakang Balai Kota Bandung. Dulu tempat ini sempat digunakan sebagai lahan parkir pegawai. Berkat inisiatif Pemkot Bandung, tempat ini direvitalisasi menjadi taman tematik.

Menempati lahan seluas 2,6 kilometer, Taman Sejarah Bandung terdiri atas taman bermain, amphitheatre, tempat duduk, kolam kecil, dan tempat bermain anak-anak. Sehingga, taman ini membidik anak-anak sebagai pengunjung taman ini. Selain tempat bermain menyenangkan, Taman Sejarah Bandung dapat dijadikan tempat belajar untuk mengenal sejarah Kota Bandung.
Share This Page    
 
olahraga-bikin-bahagia-masa-sih!-229a35.jpg
Mengenal Kota Bandung Lewat Fituno 10K Challenge? (Part 2)
19 March 2018, 03:33:10 PM
Lelah, stress ataupun merasa tidak bahagia kerap dirasakan orang. Terutama saat mendapatkan tekanan....
kombinasi-olahraga-kardio-dan-angkat-beban,-efektif-turunkan-berat-badan-216482.jpg
Mengenal Kota Bandung Lewat Fituno 10K Challenge? (Part 2)
19 March 2018, 03:31:45 PM
Olahraga, cara yang terbukti efektif menurunkan berat badan ideal, namun dari semua jenis olahraga, ...
tips-cegah-cidera-saat-olahraga-204121.jpg
Mengenal Kota Bandung Lewat Fituno 10K Challenge? (Part 2)
16 March 2018, 08:44:40 PM
Olahraga baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh, namun bila dilakukan tanpa jeda atau memforsir tu...
Kategori
© 2017 Kimia Farma. All Rights Reserved.